BERITA FOTO

Menteri Perindustrian Memberikan Bantuan Untuk Korban Gempa dan Tsunami di Provinsi Sulawesi Tengah


Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate memberikan sambutan pada pemberian bantuan untuk para korban gempa dan tsunami di daerah Palu, Sigi, dan Donggala bertempat di Rumah Cokelat, Palu, 7 Oktober 2018. Kementerian Perindustrian mengirimkan sembilan truk yang membawa 6.225 paket dengan total bantuan yang merupakan hasil kumpulan dana sumbangan sebesar Rp. 1,5 miliar yang berasal dari Kementerian Perindustrian dan para pelaku industri.




Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan bantuan simbolis berupa mini solar kit kepada Kepala Seksi Penataan dan Kebersihan Dinas Perindustrian & Perdagangan Kota Palu Asput pada rangkaian pemberian bantuan untuk para korban gempa dan tsunami di daerah Palu, Sigi, dan Donggala bertempat di Rumah Cokelat, Palu, 7 Oktober 2018. Bantuan tersebut terdiri dari air minum kemasan, pakaian, mi instan, susu formula, makanan ringan, sereal, kopi, makanan bayi, popok, alat keperluan mandi, terpal, tenda, sarung, pembalut, beras, minyak, telur, genset, dan mini solar kit. Logistik tersebut diserahkan langsung oleh Menperin kepada Kepala Dinas (Kadis) Provinsi Sulawesi Tengah, Kadis Kota Palu, Kadis Kab Sigi,dan Kadis Kab. Donggala untuk didistribusikan langsung kepada para pengungsi dan warga yang menjadi korban akibat gempa berkekuatan 7,4 skala Richter (SR) dan tsunami.




Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Hidayat Lamakarate melakukan wawancara kepada para wartawan seusai memberikan bantuan untuk para korban gempa dan tsunami di daerah Palu, Sigi, dan Donggala bertempat di Rumah Cokelat, Palu, 7 Oktober 2018. Menperin sampaikan, akan terus berupaya untuk memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat pascagempa dan tsunami di Sulteng serta wilayah sekitarnya. Misalnya, bagi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) yang terkena dampak bencana, akan mendapat bantuan peralatan supaya mereka bisa kembali berproduksi.




Share:

<< Sebelumnya   Selanjutnya >>